Etika Charging di SPKLU
Jangan parkir tanpa mengisi, segera pindah setelah selesai, dan batasi 80% saat antre. Aturan tidak tertulis yang membuat SPKLU nyaman untuk semua.
Terakhir diperbarui
Kenapa etika ini penting
SPKLU masih jauh lebih sedikit daripada jumlah kendaraan listrik di jalan. Satu orang yang menempati charger terlalu lama bisa membuat beberapa orang lain menunggu. Aturan tidak tertulis berikut membuat stasiun tetap berputar.
Aturan utamanya
- Jangan parkir di slot charger kalau tidak mengisi. Slot itu bukan tempat parkir biasa. Menempatinya tanpa mengisi memblokir orang yang benar-benar butuh.
- Segera pindahkan kendaraan begitu pengisian selesai. Jangan menunggu sampai kamu selesai makan atau berbelanja. Kalau perlu, atur pengingat.
- Saat antre, isi maksimal 80%. Pengisian dari 80% ke 100% memakan waktu paling lama. Membebaskan charger lebih cepat membuat antrean bergerak.
- Isi secukupnya, bukan selalu penuh. Kalau kamu hanya butuh 30% untuk sampai rumah, jangan menahan charger sampai penuh.
Etika lainnya
- Antre dengan tertib. Kalau ada antrean, urutkan kedatangan dengan jelas, bukan berebut colokan.
- Jangan memindahkan colokan orang lain tanpa izin.
- Jaga kebersihan. Buang sampah, jangan tinggalkan kabel berserakan.
- Laporkan charger yang rusak. Satu laporan bisa menghemat waktu banyak orang setelahmu.
- Matikan pengisian dengan benar sebelum mencabut kabel.
Kalau terpaksa lama
Kalau kamu memang butuh mengisi penuh untuk perjalanan jauh, tidak ada yang melarang. Tapi beri tahu orang yang menunggu, dan jangan tinggalkan kendaraan tanpa penjelasan saat antrean panjang.
Temukan stasiunnya
Daftar SPKLU yang kami himpun ada di beranda. Untuk tips merencanakan pengisian saat perjalanan jauh, baca panduan charging di jalan tol.